Keunggulan Belajar Pemrograman di Coding Bootcamp

Pesatnya perkembangan teknologi telah menuntut pertumbuhan akan talenta-talenta digital yang berkualitas. Meski Indonesia memiliki banyak tenaga IT, tidak sedikit dari mereka yang belum siap kerja sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan di industri terkini. Untuk itu, coding bootcamp hadir untuk menjembatani kesenjangan yang terjadi dalam upaya mempercepat transformasi digital. Bootcamp merupakan program pembelajaran intensif yang dapat mentransformasi seorang pemula menjadi programmer siap kerja. Ada beberapa coding bootcamp di Indonesia yang menawarkan cara instan untuk bisa berkarir di bidang teknologi tanpa harus memiliki latar belakang IT. Bagi kamu yang ingin belajar di coding bootcamp, pastikan kamu sudah mengetahui persiapan apa saja yang harus dilakukan sebelum ikut bootcamp.

Metode Pembelajaran

Berbeda dengan universitas yang memiliki waktu pembelajaran selama kurang lebih empat tahun. Coding bootcamp memiliki metode pembelajaran yang lebih singkat antara 2-6 bulan. Siswa yang masuk program bootcamp harus mampu belajar di bawah tekanan karena mereka akan mengikuti pembelajaran dengan materi yang padat dengan tempo yang cepat serta mengerjakan tugas dan challenge yang diberikan oleh instruktur baik secara individu maupun kelompok. Ini penting dalam membentuk skill, kemampuan berpikir, hingga daya tangkap mereka untuk menjadi talenta digital yang berkualitas. Berikut skill yang akan kamu dapatkan dengan belajar di coding bootcamp.

Hard Skill Pemrograman

Di bootcamp kamu akan diberikan hard skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang programmer. seperti HTML, CSS, JavaScript, SQL, Node.JS,, React & React Native, dan sebagainya. Kamu dapat menguasai skill tersebut hanya dalam waktu singkat. Berikut beberapa hard skill pemrograman yang akan kamu dapatkan.

HTML

HTML (Hypertext Markup Language) ibarat kerangka dari sebuah web. HTML merupakan bahasa pemrograman dasar yang dapat kamu gunakan untuk menentukan struktur dan konten website.

CSS

CSS yang merupakan singkatan dari Cascading Style Sheets adalah bahasa pemrograman yang mengontrol tampilan HTML pada halaman web. Kamu dapat menggunakan CSS untuk menentukan warna font, background, hinggal tampilan interface sebuah website.

JavaScript

JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di semua web browser. Skill ini wajib dikuasai oleh seorang programmer untuk melakukan banyak hal seperti mengembangkan web, animasi yang kompleks, hingga membuat web app.

SQL

SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengakses sebuah data relasional. Skill ini dapat digunakan untuk mengembankan aplikasi dengan banyak hubungan antara satu data dengan data yang lain.

Node.JS

Node.JS adalah platform yang memudahkan programmer dalam membuat aplikasi. Siswa di coding bootcamp akan diajarkan cara untuk mengoperasikan Node JS.

Vue.JS

Vue.js merupakan framework JavaScript untuk membuat user interface dan single-page application (SPA). Kamu akan mendapat pengetahuan tentang Vue.js dan cara menggunakannya.

React Native

React Native merupakan framework yang biasa digunakan untuk membuat aplikasi Android dan iOS dengan menggunakan JavaScript sebagai bahasa pemrogramannya. Skill ini memungkinkan kamu untuk menciptakan aplikasi yang cross platform.

Soft Skill

Tidak hanya diajarkan hard skill, mereka yang ikut bootcamp juga dibekali dengan soft skill untuk bisa bekerja sama dengan tim, memiliki time management dan stress management yang baik. Berikut beberapa soft skill yang ditanamkan kepada para siswa di coding bootcamp.

Problem Solver

Mereka yang masuk program bootcamp telah melewati pengalaman belajar yang keras dalam pengalokasian waktu. Siswa dituntut harus mengikuti proses belajar secara intensif selama 70 hingga 90 jam setiap minggunya hingga terbiasa untuk belajar di bawah tekanan. Hal ini akan membentuk kemampuan problem solving mereka dalam memecahkan tantangan dalam dunia kerja.

Critical Thinking

Untuk bisa berpikir out of the box, tidak jarang bootcamp melatih para siswanya agar mampu berpikir secara kritis. Ini akan membantu mereka agar mudah mengambil keputusan dalam bekerja.

Growth Mindset

Perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut para talenta digital untuk terus bereksplorasi agar bisa mengimbangi kebutuhan industri dengan cepat. Oleh karena itu, bagi kamu yang tertarik untuk masuk coding bootcamp, pastikan bootcamp pilihan kamu mengajarkan growth mindset yang dapat membuat pola pikir kamu berkembang di mana pun kamu berkarya nanti.

Keuntungan Belajar di Bootcamp

Selain memberikan hard skill dan soft skill yang dibutuhkan untuk menjadi programmer. Ada beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan dengan belajar di coding bootcamp. Berikut di antaranya.

Kurikulum Terupdate

Kurikulum di coding bootcamp lebih banyak menerapkan praktik dibanding teori dan telah dirancang sesuai dengan kebutuhan di industri terkini. Hal ini untuk memastikan siswa tidak butuh waktu lama dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari bootcamp.

Disalurkan Kerja

Setelah lulus, para siswa di coding bootcamp akan disalurkan kerja di perusahaan rekanan mereka. Meski begitu, masih sedikit bootcamp yang bermitra dengan banyak perusahaan yang membutuhkan talenta-talenta digital berkualitas.

Belajar Remote

Belajar di coding bootcamp memungkinkan siswa untuk belajar remote atau di mana saja. Dengan begitu siswa bisa fokus mengikuti pembelajaran tanpa harus membuang waktu di jalan untuk ke tempat pelatihan.

Itulah skill dan keuntungan yang akan kamu dapatkan dengan mengikuti program pembelajaran di coding bootcamp. Jika kamu ingin menjadi programmer dalam waktu singkat, sekarang saatnya kamu memilih bootcamp yang tepat untuk membangun karirmu di bidang teknologi.

Share this article: Link copied to clipboard!

You might also like...

5 Final Projek Game Lulusan Hacktiv8

Lulusan SMK Sukses Jadi Programmer

Dari Lulusan SMA Jadi Programmer Wanita