Ingin Masuk Coding Bootcamp? Ini yang Harus Dipersiapkan

Banyak yang mengatakan menjadi programmer itu sulit. Mereka yang tertarik pada bidang IT harus menempuh pendidikan di universitas selama kurang lebih empat tahun. Hal ini membuat supply akan talenta digital yang berkualitas menjadi terbatas. Sementara perkembangan teknologi semakin pesat di era digital. Untuk itu, coding bootcamp hadir bagi masyarakat awam yang ingin menjadi programmer dalam waktu singkat tanpa harus memiliki latar belakang IT. Dengan adanya bootcamp diharapkan dapat membangun ekosistem yang baik bagi tumbuhnya talenta-talenta digital yang dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Pengertian Coding Bootcamp

Nama bootcamp berasal dari istilah militer yang bertujuan mempersiapkan individu untuk menjalankan tugasnya. Sama halnya dengan TC atau training center untuk atlet yang ingin terjun ke arena pertandingan. Bootcamp merupakan cara belajar baru yang berbeda dengan kursus, les, bimbingan belajar maupun kuliah karena memiliki jadwal pembelajaran yang intensif dengan waktu yang relatif lebih singkat selama 2-6 bulan. Meski begitu tidak mudah untuk mengikuti pelatihan di bootcamp. Selain harus bisa belajar di bawah tekanan, kamu juga harus mampu menyelesaikan tugas dan challenge yang diberikan oleh instruktur selaku pengajar dalam coding bootcamp. Jika kamu merasa bootcamp adalah sebuah tantangan bagi kamu untuk berkembang. Berikut beberapa hal dan tips yang harus kamu lakukan sebelum masuk coding bootcamp dari Co-Founder Hacktiv8 Riza Fahmi.

Komitmen

Sebelum memutuskan untuk masuk coding bootcamp, pastikan kamu sedang tidak kuliah, sekolah, atau bekerja. Karena di bootcamp dibutuhkan komitmen dan konsentrasi penuh untuk bisa fokus mengikuti seluruh kegiatannya.

Selesaikan Urusan Mengganjal

Kamu juga harus menyelesaikan segala urusan atau hutang pekerjaan yang belum selesai agar tidak mengganggu konsentrasi kamu saat belajar. Jika tidak memungkinkan untuk diselesaikan, kamu bisa meminta dispensasi untuk ditunda atau dihentikan sementara. Intinya, kosongkan semua jadwal untuk menghindari gangguan baik dari internal maupun eksternal.

Beritahu Orang Terdekat

Jangan lupa untuk memberi tahu orang-orang di sekitarmu bahwa kamu akan mengikuti coding bootcamp yang membutuhkan konsentrasi, komitmen waktu dan energi untuk menyelesaikan program ini. Jika kamu sudah berkeluarga, pastikan pasanganmu mendukung penuh apa yang kamu jalani dan apa yang ingin kamu capai.

Siapkan Mental dan Pikiran

Kosongkan ‘gelas’ pikiranmu, lupakan semua metode belajar yang pernah kamu pelajari. Kemudian serap semua hal yang kamu dapatkan di bootcamp. Karena di bootcamp, kamu tidak hanya diajarkan skill pemrograman, tapi juga dibekali oleh pola pikir growth mindset untuk melatih komunikasi dan empati. Growth mindset adalah sebuah pola pikir yang meyakini bahwa semua kemampuan yang saat ini belum dimiliki dapat dipelajari. Segala kekurangan dan kesalahan dapat menjadi pembelajaran untuk membuat kamu semakin berkembang. Intinya buka pikiran dan hati seluas-luasnya untuk mempelajari hal-hal baru.

Growth Mindset VS Fix Mindset
Growth Mindset VS Fix Mindset

Komunikasikan Segala Hal

Kamu harus aktif berkomunikasi dalam setiap kegiatan. Jika kamu merasa kurang paham, kamu bisa bertanya kepada instruktur atau teman kelompok. Di coding bootcamp mengharuskan siswa harus bertanya sesering mungkin karena pada dasarnya menggunakan metode learn by doing atau belajar mandiri. Tidak ada pertanyaan yang konyol atau salah, jika bertanya dengan cara yang tepat. Terlebih instruktur di bootcamp lebih berperan sebagai mentor dan bukan seperti guru. Instruktur akan membantu jika dibutuhkan. Maka dari itu kamu harus mengkomunikasikan segala kesulitan yang kamu alami selama proses pembelajaran.

Riset Tentang Materi

Kamu bisa cari tahu materi yang akan kamu pelajari sebelum mengikuti pembelajarannya secara langsung. Dengan begini, kamu dapat mengetahui garis besar materi dari silabus yang akan dipelajari. Baca beberapa buku yang memberikan gambaran umum tentang materi. Adapun beberapa materi dalam coding bootcamp meliputi HTML, CSS, JavaScript, NodeJS, Express, Database PostgreSQL dan MongoDB, GIT, VueJS, React Native, Heroku, Aws, dan sebagainya. Kamu bisa mencari tahu tentang materi-materi tersebut dan kegunaannya terlebih dulu.

Pelajari Materi Utama

JavaScript merupakan materi utama yang digunakan sepanjang pembelajaran di coding bootcamp. JavaScript digunakan di backend maupun di frontend. Kamu dapat mempelajari fundamental JavaScript dari buku, online course ataupun artikel seperti di bawah ini.

Bangun Kebiasaan Belajar

Pastikan kamu siap untuk membangun kebiasaan baru secara konsisten untuk belajar setiap hari. Kamu dapat menyusun jadwal di kalender dan berkomitmen untuk mengikuti jadwal yang sudah dibuat. Tambahkan jadwal yang dibuat ke dalam aplikasi kalender seperti google calendar atau sejenisnya bila perlu. Gunakan metode seperti don't break the chain. Contoh menyusun jadwal sederhana.

  • 08:30-09:00: Latihan di codewars
  • 09:00-12:00: Sesi bootcamp
  • 12:00-13:00: Istirahat
  • 19:00-20:00: Persiapan belajar materi besok

Tips Belajar di Coding Bootcamp

Ada beberapa tips penting yang harus kamu lakukan untuk bisa mengikuti pembelajaran di bootcamp dengan baik. Berikut di antaranya.

  • Materi yang diterima dipahami dan dimengerti, bukan dihafal. Coding tidak perlu hafalan.
  • Hindari copy-paste solusi. Mencari solusi di google atau stack overflow bukanlah hal yang salah. Melakukan copy-paste solusi yang didapat yang tidak tepat. Baca dan pahami kodenya kemudian tuliskan kodenya kembali sesuai pemahaman kamu.
  • Perbanyak diskusi dengan mentor atau instruktur. Ajak teman untuk diskusi. Diskusikan bagaimana caranya menyelesaikan sebuah masalah atau tantangan, bukan mencontek solusi atau memberi contekan.
  • Jangan bandingkan kamu dengan orang lain. Cara belajar, proses belajar dan proses memahami itu berbeda untuk setiap individu. Hindari membandingkan proses belajar kamu dengan orang lain. Fokus kepada diri sendiri, bukan kepada orang lain.

Spesifikasi Hardware dan Software

Adapun spesifikasi laptop dan software yang kamu butuhkan untuk belajar di coding bootcamp, sebagai berikut.

Hardware

Demi kelancaran proses pembelajaran, berikut spesifikasi komputer atau laptop yang harus dipersiapkan:

  • Prosesor setara Intel Core i5 dengan kecepatan 2GHz atau lebih besar
  • RAM setidaknya 8GB atau lebih besar
  • Space harddisk sekitar 50GB atau lebih besar
  • Koneksi internet yang stabil

Software

Itulah beberapa hal dan tips yang harus kamu lakukan sebelum masuk bootcamp. Apakah kamu termasuk salah satu yang mampu belajar di bawah tekanan? Maka bersiaplah untuk menjadi programmer handal dengan ikut coding bootcamp.

Share this article: Link copied to clipboard!

You might also like...

Fungsi JavaScript Dalam Pengembangan Website

5 Final Projek Game Lulusan Hacktiv8

Lulusan SMK Sukses Jadi Programmer