How to Kick Imposter Syndrome

programmingtips

How to Kick Imposter Syndrome

Apakah kamu sedang belajar coding tapi khawatir tidak akan bisa jadi seorang professional coder? Kamu mungkin sedang mengalami Imposter Syndrome, sebuah rasa cemas yang datang disaat kamu mulai menekuni dunia coding. Jangan khawatir! Hal ini merupakan sesuatu yang wajar dialami oleh murid-murid bootcamp (terlebih lagi bagi kamu yang perempuan).

Kamu tidak harus pergi mencari dokter untuk mengatasi perasaan ini. Kamu hanya cukup mengetahui dan mempraktikan 4 tips untuk mengatasinya sehingga kamu bisa lanjut berkembang menjadi seorang software developer:

Pertama mari kita cari tahu apa itu Imposter Syndrome

Bagi seorang developer, Imposter Syndrome adalah suara pengganggu yang ada di dalam kepalamu yang mengatakan bahwa kamu tidak bisa jadi seorang engineer.

Bagi mereka yang mengikuti coding bootcamp dan tidak punya background studi atau ijazah di IT, dan terlebih lagi bagi para perempuan yang tidak punya banyak role model perempuan lainnya di software development, Imposter Syndrome akan lebih mudah lagi untuk muncul. Tapi bukan berarti syndrome ini tidak bisa di tangani jika kamu memiliki mindset dan kemauan untuk melewatinya.

Cara mengatasi Imposter Syndrome:

Tip #1 : Jangan Mudah Menyerah

Jika programming gampang, maka semua orang pasti mau jadi programmer. Banyak orang yang salah konsepsi bahwa programming merupakan sebuah kemampuan atau bakat khusus yang dibawa dari lahir. Tapi kenyataannya, programmer yang baik adalah yang paling gigih. Mereka kebanyakan adalah yang mau menyelesaikan masalah yang berat, mencari jalan atau cara baru, dan terus bekerja hingga mendapatkan suatu solusi.

Tip #2 : Tumbuhkan Mindset yang Berkembang

Struktur sebuah coding bootcamp berbeda dengan institusi pendidikan lainnya. Di sekolah ataupun universitas, kamu akan diberikan tugas untuk dikerjakan, kamu belajar untuk ujian dan mencoba lulus ujian, tapi kamu tidak selalu harus mempraktikan apa yang kamu pelajari.

Di bootcamp, ujian yang akan kamu hadapi dan proyek yang akan kamu tangani semuanya menuntut kamu untuk mempraktikan segala teori yang kamu pelajari di kelas. Cara belajar seperti ini sangat membutuhkan waktu agar kamu bisa menyesuaikan dirimu, tapi ketakutan untuk gagal akan menjadi sebuah penghalang disaat kamu ingin mencoba menyesuaikan diri.

Percayalah pada proses belajar. Kamu tidak mungkin selalu bisa sukses pada percobaan pertama. Tapi semua yang kamu jalanin, baik kegagalan maupun kesuksesan, pada akhirnya turut membangun dirimu. Mungkin akan sulit untuk mencoba fokus kepada proses belajar daripada outcome atau hasil tertentu, tapi ini merupakan suatu proses yang penting agar kamu bisa sukses di coding bootcamp.

Tip #3 : Hindari Pola Pikir Negatif Terhadap Diri Sendiri

Semua orang memiliki suara-suara yang menjatuhkan dirinya sendiri di dalam kepala masing-masing. Tapi kamu harus menyadari bahwa kamu memegang kendali penuh atas suara di kepalamu. Kemampuan untuk bisa mengendalikan suara itu adalah kuncimu untuk keluar dari zona nyamanmu.

Percayalah kepada peryataan bahwa, TIDAK MUNGKIN seorang programmer yang handal sekalipun bisa tahu semua hal tentang programming. Setiap orang selalu berubah, kita berkembang di satu sisi dan berkurang di sisi lainnya. Dan selalu akan ada orang yang lebih atau kurang handal dibandingkan dirimu. Perasaan-perasaan seperti ini lah yang akan kamu rasakan sepanjang karirmu di dunia programming, dan ini merupakan hal yang normal.

Contohnya, HACKTIV8 sekarang mengajarkan PostgreSQL, Express, React, dan Node. Tetapi dalam lima tahun mungkin akan ada framework JavaScript baru yang harus kamu pelajari. Sebagai programmer, kita harus mampu berkembang.

Sangatlah penting agar kamu bisa menangkap dirimu sendiri saat kamu jatuh dan menghindari pemikiran negatif terhadap dirimu sendiri. Salah satu strategi yang baik adalah untuk mencoba berbicara kepada dirimu sendiri seakan kamu berbicara kepada seorang teman. Jika temanmu sedang mengalami kesusahan, kamu pasti akan menghiburnya dengan kata-kata yang membangun dan mendukung kan? Maka dari itu kamu harus bisa melakukan hal yang sama kepada dirimu sendiri.

Tip #4 : Ingatkan Dirimu Sendiri Tentang Pencapaianmu Sebelumnya

Apakah kamu kadang merasa muak ketika dihadapkan dengan kegagalan pada suatu proyek yang membuat proyek tersebut serasa gagal total? Ini merupakan hal yang umum. Satu kegagalan tidak menghilangkan semua kesuksesan yang ada sebelumnya. Kesuksesan yang sudah kamu capai bukan sesuatu yang palsu atau karena kamu beruntung saja. Kamu berhasil karena kamu sudah bekerja keras. Saat kamu mulai menghitung sukses yang sudah kamu capai sejauh ini, hal ini membantu menjadi sebuah pengigat akan seberapa jauh kamu sudah berkembang.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menerapkan hal ini:

  • Sebelum memulai suatu hal atau proyek baru, tuliskan semua keberhasilan yangsudah kamu capai.
  • Setiap hari, tulis satu pencapaian yang kamu banggakan agar kamu bisa mencatat apa perkembanganmu.
  • Saat kamu menyelesaikan suatu proyek, jangan takut untuk memamerkannya.

Akan selalu ada perkerjaan yang akan datang, jadi pastikan kamu mengapresiasi kerja keras yang sudah kamu tuangkan kedalam pencapaian tersebut. Kepercayaan akan diri sendiri ini akan menjadi titik terang dirimu saat melakukan interview dan saat kamu bekerja pertama kali sebagai seorang developer.

Cari tahu lebih lagi dan baca review HACKTIV8 tentang Course Report.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi webiste HACKTIV8 untuk mengetahui tentang Coding Bottcamp 12 Minggu kami.

Source: Course Report

HACKTIV8

HACKTIV8

HACKTIV8 is a 12-week web development coding bootcamp focusing on Full Stack JavaScript.