3 Jobs You can Land After a Coding Bootcamp

Baru saja lulus dari coding bootcamp? Atau kamu masih merenungkan apa dengan mengikuti coding bootcamp akan menguntungkan? Lihat 3 pekerjaan paling popular di Outcomes Report Lulusan HACKTIV8. Cari tahu tipe-tipe pekerjaan yang tersedia untuk lulusan bootcamp dan Bahasa programming yang harus kamu pelajari untuk mendapatkan posisi itu!

Pekerjaan apa yang bisa saya dapatkan setelah belajar di Coding Bootcamp?

  • Software Engineer
  • Front-End Developer
  • Full-Stack Developer

Software Engineer

Nama Lainnya: Developer, Software Developer
Standar Gaji untuk Software Engineer - Rp 89,400,000 / tahun

Software Engineer terlibat dalam seluruh aspek software komputer dan program, termasuk mendesain, mengembangkan, menguji dan mengevaluasi. Meski menulis dan mengerti code adalah hal yang penting untuk menjadi software engineer, sebagian besar engineer khawatir saat menguji dan menganalisis software agar bekerja dengan baik, dan juga saat mengembangkan algoritma dan debugging.

Software Engineer sering bekerja dengan menggunakan Java dan C++ atau dengan teknologi mobile seperti Android yang juga menggunakan Java. Contoh situs web yang menggunakan Java dan C++ adalah Google, YouTube, Amazon and Twitter.

Front-End Developer

Nama Lainnya: Web Developer
Standar Gaji untuk Front-end Developer: Rp 73,470,000 / tahun

Front-end developer mengerjakan visual dan feel dari situs web. Mereka mendesain tombol, layout dan bertanggung jawab untuk situs web, dengan melihat bagaimana orang-orang berinteraksi atau mendapatkan informasi dari sana. Peran front-end developer memang lebih ke arah teknik, mengerjakan desain dan cara kerja situs web atau juga lebih berorientasi ke arah pelanggan, berkonsultasi dengan pemilik produk dan orang-orang yang menggunakan situs web.

Perkembangan Front-End melibatkan HTML, CSS dan JavaScript, ketiga ini perlu dipelajari agar situs web menjadi lebih interaktif. Setiap situs web mempunyai komponen front-end dan semuanya menggunakan HTML dan CSS, dan platform-platform lainnya menggunakan JavaScript (seperti Yahoo, eBay dan LinkedIn), jadi mempelajari 3 komponen ini wajib hukumnya untuk kalian yang ingin memulai perjalanan menjadi developer.

Full Stack Developer

Nama Lainnya: JavaScript Developer
Standar Gaji untuk Full Stack Developer - Rp 216,000,000 / tahun

Pada umumnya, peran Full Stack Developer memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang pengembangan front dan back end, server, jaringan, UX/UI dan manajemen proyek. Dengan terus berkembangnya framework di industri ini dan kepopuleran mobile, banyak yang memandang keahlian-keahlian ini sebagai hal yang penting. Kebanyakan Full Stack Developer bertanggung jawab untuk memimpin tim dan mengurus proyek.

Full Stack Developer berfokus pada kunci, teknologi back-end, seperti Ruby atau Phyton, PHP atau JavaScript. Stack yang paling populer termasuk LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP/Python/Perl) dan MEAN (MongoDB, ExpressJS, AngularJS and Node.js).

HACKTIV8 adalah coding bootcamp pertama di Indonesia, menanamkan kurikulum berbasis JavaScript untuk membangun Full Stack Developer terbaik hanya dalam 12 minggu! Kami tidak hanya akan memandumu langkah-demi-langkah untuk memajukan karirmu sebagai Full Stack Developer, kami juga akan memastikan agar kamu mendapatkan training terbaik untuk SEMUA posisi di atas.

Jika kamu tertarik untuk memulai karir yang hebat, maka cek situs web kami untuk melihat lebih dalam!

Sumber: Course Report

HACKTIV8

HACKTIV8

HACKTIV8 is a 12-week web development coding bootcamp focusing on Full Stack JavaScript.

Read More